Postingan

Kurikulum Pertama Penyiapan Guru, Tadabbur al-'Alaq 1-5

 Wahyu Pertama, Panduan Pertama, Kurikulum Pertama untuk Calon Guru Al-'Alaq 1-5, inilah ayat-ayat yang Allah turunkan pertama kali untuk 'mengobati' kegundahan Nabi. Secara garis besar, ayat-ayat ini berisi perintah belajar dengan cara membaca. Apa yang dibaca? Apakah buku kitab-kitab dahulu? Allah tidak menyebutkan secara spesifik, tidak disebutkan objeknya, maka hal yang dibaca adalah apapun yang berupa ayat-ayat yang berupa ciptaan Allah, juga keadaan yang tercipta.  Yang menjadi garis besar dalam belajar dan membaca ini adalah tentang melibatkan Allah dalam proses tersebut. Tidak hanya itu, rasa yang diminta dalam proses belajar ini adalah Allah sebagai pencipta manusia dan Allah yang Maha Murah-hati (Akrom). Allah, pencipta manusia . Berarti Ia dzat yang mengetahui seluk-beluk manusia, termasuk bagaimana manusia bisa menjadi baik. Allah yang Maha Murah-hati. Dzat yang dengan sifat kemurah-hatian-Nya akan mengajari manusia apa yang tidak diketahui.  Inilah rasa dalam...

Kurikulum Untuk Penyiapan Guru, tadabbur perbedaan tugas dari surah al-'Alaq dan al-Muddatstsir

 Wahyu Pertama, Kurikulum Pertama Masih terkait penyiapan guru. Mengapa? Karena telah dikatakan para ulama sejarah bahwa tugas kerosulan (baca: pengajaran) ditandai dari turunnya surah al-Muddatstsir, bukan surah al-'Alaq. Maka, bisa dikatakan bahwa ayat-ayat yang diturunkan sebelum surah al-Muddatstsir adalah ayat-ayat khusus yang menjadi pondasi awal dan penting untuk penyiapan seseorang menjadi guru. Berikut rincian data ayat-ayat tersebut: al-'Alaq 1-5 al-Qalam (1-5)* al-Muzzammil (1-19)* *jumlah ayat perlu dikaji lagi Tentu tidak menutup kemungkinan bahwa kurikulum untuk guru masih berlanjut setelah turunnya surah al-Muddatstsir.  Lalu apa kiranya yang dikehendaki oleh Allah menurunkan ayat-ayat ini sebelum surah al-Muddatstsir, sebelum tugas kerosulan, khususnya berkaitan dengan guru dan pendidikan. 

Penyiapan Guru, Tadabbur dari latar turun surah al-'Alaq 1-5

 Latar dan beberapa hal yang berkaitan dengan ayat tersebut:     Nabi Muhammad saw., sebelum diutus oleh Allah, merasa gundah (tidak tenang) dengan kondisi masyarakat yang rusak saat itu, berupa kedzoliman dan kebodohan. Beliau menginginkan perbaikan atas hal tersebut, namun Beliau tidak memiliki petunjuk untuk itu. Kemudian beliau sering melakukan tahannuts/uzlah (menyendiri) di gua Hiro. Saat bertahannuts, dibulan Ramadhan, Allah menurunkan quran surah al-'Alaq 1-5 melalui perantara malaikat Jibril. Inspirasi: 1. Pentingnya penyiapan guru (bahkan sebelum kurikulum) 2. Karakter guru yang harus dimiliki adalah kepekaan lingkungan dan keinginan memperbaiki (dua hal ini adalah salah satu buah dari akhlak terpuji (lihat siroh Nabi)) 3. Seorang guru seyogyanya memiliki akhlaq terpuji yang mendorongnya agar memiliki  kepekaan dan keinginan memperbaiki. Urgensi baiknya seorang guru dalam pendidikan adalah hal yang mutlak.

Kurikulum Pendidikan Nabi

 Ilmu adalah sesuatu yang sangat penting, bahkan Allah menamai diri-Nya sebagai Dzat yang Maha Mengilmui (العليم). Juga adalah sesuatu yang menjadi sebab Allah memuliakan nabi Adam dari para malaikat. Dalil-dalil lain yang menerangkan keutamaan ilmu juga telah banyak, silahkan merujuk kepada kitab-kitab para ulama. Adapun pendidikan adalah proses untuk mendapatkan ilmu, maka pendidikan juga sesuatu yang penting. Oleh karena itu, pendidikan harus dilakukan dengan benar, tidak boleh atas dasar prasangka/dugaan, apalagi dilakukan sembarangan tanpa dasar. Hal paling mudah dalam menemukan pendidikan yang benar adalah dengan cara melihat bagaimana pendidikan Nabi karena ia dibimbing oleh Allah melalui perantara wahyu.  Bimbingan tersebut bisa digali dari bagaimana urutan ayat atau surah diturunkan oleh Allah. Dengan menggali ilmu/hikmah urutan turunnya wahyu, semoga kita mendapatkan banyak hal tentang pendidikan dan hal-hal yang berkaitan dengannya.  Di blog ini, kami ingin men...